Pelatihan Penataan Rambut Berbasis Budaya Lokal: Penguatan Kompetensi Grooming Karang Taruna Desa Wisata Demak Mendukung SDGs 4 dan 11
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Penampilan yang rapi dan tertata, termasuk kerapian rambut, merupakan bagian penting dari kualitas pelayanan pariwisata berbasis masyarakat. Anggota Karang Taruna di desa wisata Kabupaten Demak selama ini belum memperoleh pembekalan khusus mengenai grooming dan penataan rambut, sehingga penampilan saat melayani wisatawan masih bergantung pada jasa salon komersial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri anggota Karang Taruna dalam penataan rambut berbasis budaya lokal untuk mendukung profesionalisme pelayanan desa wisata. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan teoretis, pelatihan praktik, dan pendampingan, yang melibatkan 20 peserta dari Karang Taruna desa wisata. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest-posttest pengetahuan, lembar penilaian unjuk kerja praktik, dan angket respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam penataan rambut yang rapi, higienis, dan selaras dengan karakter budaya lokal, serta respons yang positif terhadap pelaksanaan pelatihan. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), melalui penguatan kapasitas pemuda desa secara mandiri dan berkelanjutan.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) accepts manuscripts that have not been published elsewhere and are not under consideration for publication by other print or electronic media. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons BY-NC License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (eg, post it to an institutional repository, in a journal or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
License to Publish
The non-commercial use of the article will be governed by the Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0). The author hereby grants JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) an exclusive publishing and distribution license in the manuscript include tables, illustrations or other material submitted for publication as part of the manuscript (the “Articleâ€) in print, electronic and all other media (whether now known or later developed), in any form, in all languages, throughout the world, for the full term of copyright, and the right to license others to do the same, effective when the article is accepted for publication. This license includes the right to enforce the rights granted hereunder against third parties.
References
Fitriana, R. (2020). Pelatihan grooming sebagai upaya peningkatan kesiapan sumber daya manusia pariwisata. Jurnal Masyarakat Mandiri, 4(2), 215–223.
Goodwin, H., & Santilli, R. (2019). Community-based tourism: A success? Institute of Responsible Tourism.
Henderson, J. C. (2017). Community-based tourism and local empowerment. Tourism Planning & Development, 14(3), 329–345.
Hendrawardani, B., Misdal, & Rohmudi, W. (2026). Pengembangan Ekowisata Edukasi Berbasis Kearifan Lokal melalui Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa Grujugan. JURPIKAT, 7(2), 1672–1683.
Hidayah, N., & Suryani, T. (2021). Peran penampilan dan etika pelayanan terhadap kepuasan wisatawan. Jurnal Manajemen Pariwisata, 8(2), 89–98.
Imanina, A. N., Pratama, D. R., & Lestari, S. (2024). Peningkatan kualitas pelayanan pariwisata melalui pelatihan penampilan diri bagi pelaku wisata lokal. Jurnal Abdimas Pariwisata, 5(1), 45–53.
Jogja Tourism Training Center. (2021). Grooming sebagai kunci meningkatkan kualitas layanan pariwisata.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2021). Pedoman pengembangan desa wisata. Kemenparekraf.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2022). Standar kompetensi SDM pariwisata. Kemenparekraf.
Kusluvan, S., Kusluvan, Z., Ilhan, I., & Buyruk, L. (2018). The human dimension: A review of human resources management issues in the tourism and hospitality industry. Cornell Hospitality Quarterly, 59(3), 213–230.
Lestari, E., & Wahyuni, S. (2020). Pemberdayaan pemuda desa melalui pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 187–195.
Prakoso, A., & Sutrisnawati, N. (2022). Grooming dan pelayanan prima bagi pelaku pariwisata lokal. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, 4, 120–126.
Putra, I. N. D., & Pitana, I. G. (2017). Pariwisata berbasis masyarakat dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 12(2), 1–12.
Ritchie, B. W., & Jiang, Y. (2019). A review of research on tourism risk, crisis and disaster management. Annals of Tourism Research, 79, 102812.
Setiawan, B., & Rahmawati, I. (2020). Pengembangan kompetensi pemuda desa dalam mendukung desa wisata. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 33–41.
Setyawati, S. P., Kushayati, N., Umar, N., Sayekti, S. P., & Lidiyawati, A. (2023). Pelatihan Keterampilan Memandu Wisata bagi Karang Taruna di Wilayah Desa Wisata sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 854–862.
Suansri, P. (2018). Community based tourism handbook. Responsible Ecological Social Tour (REST).
Sutawa, G. K. (2018). Issues on Bali tourism development and community empowerment to support sustainable tourism development. International Journal of Social Sciences and Humanities, 2(2), 24–33.
United Nations World Tourism Organization. (2017). Tourism and human capital development. UNWTO.
United Nations World Tourism Organization. (2019). Tourism for sustainable development goals. UNWTO.
World Travel & Tourism Council. (2020). Human capital development in tourism. WTTC.
Yulianti, D., & Hidayat, R. (2019). Pelatihan keterampilan sebagai strategi peningkatan kualitas SDM desa wisata. Jurnal Abdimas Sosial dan Humaniora, 3(1), 55–63.