Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Rangka Menyongsong Era Pemasaran Digital di Desa Sukaresmi

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abdul Rachman
Iwan Setiawan
Susilowati
Mudanto Pamungkas
Yayan Sudaryan
Mukhlis Catio

Abstract

Industri alas kaki berskala mikro di Desa Sukaresmi menghadapi tantangan serius berupa keterbatasan inovasi, akses pasar yang sempit, serta rendahnya penguasaan teknologi pemasaran digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas modal manusia pelaku usaha agar mampu mengadopsi teknologi digital guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha. Metode pelaksanaan program ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan penyuluhan transformasi digital, pelatihan teknis fotografi produk, praktik langsung pembuatan akun toko daring, serta pendampingan manajerial secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan teknis, dan motivasi pelaku usaha dalam memanfaatkan platform niaga elektronik. Hubungan hasil ini menjadi solusi nyata dalam penyelesaian masalah karena keberhasilan pengrajin mengelola identitas merek dan saluran penjualan daring secara mandiri terbukti efektif memotong jalur distribusi konvensional yang panjang, memperluas jangkauan pasar, serta membangun kemandirian ekonomi lokal yang berkelanjutan.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Abdul Rachman, Iwan Setiawan, Susilowati, Mudanto Pamungkas, Yayan Sudaryan, & Mukhlis Catio. (2026). Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam Rangka Menyongsong Era Pemasaran Digital di Desa Sukaresmi. JURPIKAT, 7(3), 1952-1966. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v7i3.3304

References

Becker, G. S. (1993). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education (3rd ed.). Chicago, IL: The University of Chicago Press.
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2022). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (8th ed.). Harlow, England: Pearson.
Chambers, R. (1995). Poverty and livelihoods: Whose reality counts? Brighton, England: Institute of Development Studies.
Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). New York, NY: Pearson.
Gendalasari, G., & Triandi. (2018). Potret kinerja UMKM sepatu dan sandal di Bogor dalam berkompetisi pada perekonomian di Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 6(2), 102-108. doi:10.37641/jimkes.v6i2.159
Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2022). Marketing management (16th ed.). New York, NY: Pearson.
Prihatini, J. (2019). Tantangan industri kecil sepatu sandal dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 untuk meningkatkan pendapatan pengrajin (Studi di Desa Sukaresmi Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor, Jawa Barat). Majalah Ilmiah Bijak, 16(1), 66-74. doi:10.31334/bijak.v16i1.325
Putra, G. S. A., & Maulana, N. (2019). Strategi meningkatkan daya saing industri kreatif Indonesia: Studi kasus pengembangan klaster industri alas kaki Kecamatan Tamansari, Bogor. Ultima Management: Jurnal Ilmu Manajemen, 10(2), 97-109. doi:10.31337/manajemen.v10i2.825
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.